Jumat, 30 April 2010

Trik Pembuatan Bunga Kering


kerajinan jual bunga kering menjadi salah satu daya tarik di Jalan Malioboro, Yogyakarta, selain batik dan pernak-pernik. Kerajinan itu pun menjadi salah satu pembangkit perekonomian di sejumlah desa di pinggiran Bantul setelah diguncang gempa Mei lalu.
Disinilah berbagai produk kerajinan hiasan interior ruangan dan taman dibuat. Hiasan bunga kering dibuat dari berbagai bahan alami. Seperti kulit jagung dan mangga laut. Bahan utamanya bunga-bungaan.
Proses pembuatan kerajinan jual bunga kering sebenarnya cukup sederhana. Semuanya dikerjakan tangan – tangan terampil ibu rumah tangga. Mereka bekerja disini mengisi waktu luang, setelah pekerjaan di rumah selesai. Hasil kerajinan yang telah jadi diletakkan di ruangan pamer. Disini dapat dilihat berbagai jenis bunga kering, yang telah dirangkai menjadi hiasan bunga.
Bahan yang dibutuhkan diantaranya bunga, kertas koran, tali pengikat, gunting, pasir putih/kassa, hairspray, dos untuk storage. Bunga yang bisa dikeringkan banyak sekali macamnya , yang biasa atau mudah kita temui misalnya : dahlia, roos, zinnia ( bunga kertas), lavender, helipterum, rumput-rumput , bunga -bunga liar (achillea, aconitum, allium dll) krissan, artemisia dan masih banyak lagi.
Bunga sebaiknya dipetik pada pagi hari dan setelah dipetik secepat mungkin dihindarkan dari sinar matahari. Kemudian ikat bunga dan digantung dengan posisi terbalik ( Upside down), jika menginginkan hanya kepala bunga saja (tanpa tangkainya) maka bunga bisa dikeringkan dalam sebuah wadah plastik berisi pasir putih atau kassa atau diletakkan diatas koran.
Bunga diletakkan terbalik fungsinya untuk membuat tangkai tetap lurus. Kemudian gantung dan keringkan bunga dengan kondisi :
1. Tempat harus gelap.
Tempat yang gelap berfungsi untuk mempertahankan warna bunga yang kita keringkan, hal ini karena proses hilangnya pigmen warna dari bunga adalah reaksi oksidasi dimana reaksi ini membutuhkan sinar dan air maka jika kita menghilangkan kandungan air didalam bunga dan menjauhkannya dari sinar maka warna bunga akan dapat dipertahankan.
2. Memiliki sirkulasi udara yang baik.
3. Tidak lembab.
Tempat yang memungkinkan misalnya : closet, garasi atau di dekat area ventilasi.
Setelah bunga menjadi kering , spray dengan hairspray untuk ekstra protection, lalu bunga kering dapat disimpan dengan menggunakan kertas koran atau didalam dos yang telah kita beri silica gel.
Duration of drying time ( lama pengeringan) tergantung pada :
1. Humidity ruangan.
2. Temperatur.
3. Airflow ( sirkulasi udara).
4. Type of flower ( jenis bunga).
Untuk beberapa jenis bunga ada yang mampu kering dalam waktu 24 jam. Setelah jadi, bunga kering tersebut bisa dirangkai dalam vas, buket atau untuk potpouri dll.
Simulasi
Bahan baku : Rp.2.000.000,-
Penjualan 5000 bunga X Rp.1500,- : Rp.7.500.000,-
Tenaga 10 orang : Rp.4.000.000,-
Keuntungan : Rp.7.500.000 – (2.000.000+4.000.000) Rp.1.500.000,-

http://bisnisukm.com

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar