Jumat, 30 April 2010

Merangkai Bunga



Pesona tumbuhan mampu menghadirkan keindahan dekorasi ruangan. Bisa ditaruh di atas meja, ditempatkan di sudut kamar, atau sebagai hiasan lainnya. Apalagi ditampilkan dalam keadaan hidup, bukan plastik. Hal itu dilakukan dengan menjejali berbagai jenis bunga dalam suatu wadah, disisipi pula bersama aneka dedaunan atau buah-buahan.
Kumpulan bagian tanaman tersebut akan tampil lebih menarik bila mengetahui lebih jauh tentang seni merangkai. Persoalannya, ada beberapa hal mendasar yang dapat membuat bunga atau daun liar agar menjadi karangan bunga yang menawan. Seni merangkai bunga, begitu banyak orang mengenal, di dalamnya banyak memuat “jurus-jurus” menghias bagian-bagian pohon dalam berbagai bentuk. Penempatannya juga dilakukan pada banyak wadah, seperti pot, keranjang, gerabah, atau botol. Bahkan tembok atau dinding vertikal pun bisa dipakai untuk menaruh rangkaian.
Keterampilan tangan tersebut biasanya dipakai untuk mendekorasi keperluan pesta pernikahan, ulang tahun, ucapan selamat kepada seseorang atau untuk memperindah ruang kerja di dalam kantor. Begitu juga bisa ditampilkan hanya sekadar pekerjaan iseng di rumah, dengan menaruh hiasan bunga di atas meja atau lemari.
Menurut pandangan seorang pencinta seni merangkai bunga, Paula N Hatiningsih, pemakaian bahannya pun tidak melulu didominasi oleh jenis bunga-bungaan. Untuk menambah semarak, karangan bunga banyak dipakai aneka bentuk daun atau ranting. Ada juga yang memadukannya dengan berbagai jenis akar kering atau tanaman merambat. Begitu pula dengan tampilan buah-buahan, warna dan bentuknya yang beraneka ragam banyak dijadikan sisipan dalam hiasan. “Semua bahan-bahan itu bisa dipadukan bersama agar terlihat cantik, indah, cocok dan menawan, karna di situlah mengandung nilai seninya,” tuturnya.
Jadi Bisnis
Bagi Paula yang kini berwiraswasta di bidang dekorasi itu, hobi merangkai bunga ternyata cukup membantu menambah pemasukan keluarga. Kini, hampir setiap hajatan yang digelar selalu menampilkan seni merangkai bunga sebagai hiasan. Begitu pula di kala hari besar seperti lebaran, natal atau acara merayakan tutup tahun, para perangkai bunga sibuk menerima pesanan. Pada saat-saat itulah pebisnis bunga sedang mengalami peningkatan pesanan.
“Harga satu paket rangkaian tergantung dari banyaknya bunga dan jenis yang digunakan. Apalagi yang dipakai adalah bunga impor,” ujar Paula, yang mematok harga satu paket rangkaian bunga seharga 250 ribu sampai 350 ribu rupiah. Sedangkan sekeranjang rangkaian kombinasi bunga dan buah-buahan ditawarkan hingga Rp 500.000. “Harga itu pun termasuk pelayanan untuk antar gratis sampai di tempat,” tuturnya berpromosi. Sedangkan dekorasi bunga untuk keperluan hiasan pesta di gedung bisa mencapai puluhan juta rupiah. Namun bagi para peminat seni merangkai bunga yang masih pemula bisa mencobanya di rumah saja. Memperindah kamar bisa dilakukan ibu-ibu atau remaja putri di waktu senggang. Atau dapat juga ditampilkan untuk membuat meja kerja dan sudut ruangan di dalam kantor lebih asri.

http://www.untukku.com

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar