Selasa, 06 Desember 2011

Resiko Ketika Berinvestasi Dalam Bisnis Sewa Mobil



Memang bisnis sewa mobil sebagian besar pada awalnya, cukup menyediakan uang muka saja dan setelah lunas, maka mobil akan menjadi milik Anda. Dengan uang muka sebesar 30 persen dan hasil penjualan mobil pada tahun ke-4 sebesar 70-75 persen, maka keuntungan yang akan Anda peroleh sebesar 40-45 persen.

Namun ada beberapa hal yang harus Anda pertimbangkan, yaitu:

1. Apakah Anda memiliki sebuah kontrak sewa-menyewa dengan penyewa?

2. Apa saja yang menjadi kewajiban pemilik dan penyewa?

3. Bagaimana sistem pengawasan dan pertanggungjawaban dari penyewa?

4. Pastikan Anda melindungi mobil dengan asuransi kendaraan, dengan jaminan comprehensive (gabungan) dengan diperluas pencurian yang dilakukan penyewa (penggelapan), dan tanggung jawab kepada pihak ke 3 sebesar minimal Rp 25 juta.

Untung besar dalam berinvestasi, memiliki konsekuensi risiko yang tinggi. Begitu pun dalam bisnis sewa-menyewa mobil ini. Risiko yang terbesar adalah pencurian mobil yang dilakukan penyewa atau oleh orang suruhannya. Risiko besar lainnya adalah tabrakan/kecelakaan mobil dan kerusakan mesin akibat kesembronoan pemakai cetus Durahman salah satu pemilik rental mobil muda jaya rent bandung. Bila Anda belum memahami lika-liku bisnis persewaan mobil ini dengan baik, sebaiknya Anda memilih join saja dengan usaha teman Anda yang sudah berjalan (cukup menyetor 50 persen uang muka, sisanya lagi dibayar oleh teman Anda yang sudah berpengalaman). Pastikan perjanjian kerjasama telah Anda miliki dan pahami sebelum Anda menyetorkan uang usaha.

Info terkait - muda jaya rent

Tidak ada komentar:

Posting Komentar