Tampilkan postingan dengan label kehamilan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kehamilan. Tampilkan semua postingan

Rabu, 23 Juni 2010

Tips Kesehatan: Bercinta Agar Hamil




Banyak orang mengatakan, semakin Anda menginginkan sesuatu, semakin sulit Anda mendapatkannya. Hal ini juga kerap terjadi ketika Anda begitu menginginkan kehadiran seorang anak, tetapi Anda tak kunjung hamil. Padahal sudah beberapa kali menjalani konsultasi kesehatan

Namun, dr Hal Danzer, dokter spesialis kesuburan dan salah satu pendiri Southern California Reproductive Center yang biasa memberikan konsultasi kesehatan, berbagi tips mengenai posisi seks terbaik yang memungkinkan terjadinya pembuahan.

1. Berhubungan sebelum Anda berovulasi

Sperma bisa tetap berada di rahim dan saluran telur ke rahim selama 2 atau 3 hari. Namun, telur Anda mungkin hanya akan bertahan 12-24 jam setelah dilepaskan.

Jika siklus menstruasi Anda 28 hari (saat Anda berovulasi pada hari ke-14), lakukan hal-hal berikut ini:

* Lakukan hubungan seks beberapa kali seminggu begitu menstruasi Anda berakhir. Melakukan hubungan cukup sering seperti ini dapat memastikan bahwa Anda tidak melewatkan masa paling subur,

* Lakukan hubungan setiap hari sekitar hari ke-10.

* Jika Anda mendapat hasil positif pada ovulation predictor kit atau OPK (bisa dibeli di apotek), atau sekitar hari ke-12, maka lakukan hubungan pada hari tersebut dan dua hari berikutnya. Inilah hari-hari utama dalam sebulan yang memungkinkan terjadinya pembuahan.

2. Posisi: "missionary"

Memang tidak ada bukti-bukti ilmiah yang menunjukkan bahwa suatu posisi tertentu lebih efektif daripada yang lain. Namun, tujuan dari hubungan seks yang memungkinkan terjadinya pembuahan adalah untuk mengantarkan sperma sedekat mungkin ke serviks. Dengan demikian, akan lebih baik jika pasangan mampu memasukkan penisnya sedalam mungkin, dan hal ini mungkin terjadi bila ia berada di atas. Di pihak lain, doggy style boleh dibilang merupakan cara paling tidak efektif untuk membuat sel telur Anda dibuahi.

3. Berbaring telentang, dan ganjal pinggul Anda

Apa yang membuat sesi bercinta ini berhasil, dan apa yang sekadar mitos, memang masih diperdebatkan. Namun, dr Christopher Williams, MD, ahli endokrinologi reproduktif dari Charlottesville, Virginia, dan penulis The Fastest Way to Get Pregnant Naturally, menjabarkan apa yang sepenuhnya fakta. Contohnya, mengganjal pinggul dengan bantal.

"Posisi ****** itu miring ke bawah, jadi berbaring telentang seusai berhubungan seks memungkinkan sperma untuk mengalir dan terkumpul di rahim," katanya. Berbaringlah hingga sekitar 20 menit.

4. Jangan menggunakan cairan lubrikasi

Mungkin ada yang mengira bahwa cairan lubrikasi bisa membantu sperma bergerak lebih cepat. Kenyataannya, cairan ini hanya akan menghambat upaya kehamilan Anda. Kebanyakan formula lubrikasi mengubah pH balance di dalam ******, dan menurunkan mobilitas sperma.

5. Tak perlu khawatir jika tidak orgasme

Meskipun tujuannya untuk mendapatkan peluang kehamilan, jangan melupakan kesenangan dalam bercinta. Namun, tak perlu mengkhawatirkan jika Anda tak dapat mencapai orgasme saat itu. Meskipun ada yang mengatakan bahwa orgasme mampu mendorong terjadinya pembuahan dengan menarik lebih banyak sperma ke dalam ****** dan rahim, teori ini tidak didukung fakta ilmiah.


http://www.pewarta-indonesia.com/
Temukan semuanya tentang Pasang Iklan, bisnis, Iklan Baris, iklan gratis

Selasa, 11 Mei 2010

Bagaimana Pengaruh Kafein Pada Kehamilan?


Bagaimana Pengaruh Kafein (kopi, teh, soft drink, dll) Pada Kehamilan?
Pendapat tentang apakah boleh minum minuman yang mengandung kafein seperti teh dan kopi selama kehamilan masih bertentangan. Satu pihak menyatakan anda tetap dapat menikmati minuman kafein anda selama anda hamil selama anda tidak menkonsumsi berlebihan. Dan ada beberapa penelitian menemukan bahawa wanita yang mengkonsumsi 300 mg kafein atau lebih dalam sehari, mempunyai resiko tinggi untuk mengalami keguguran. Dan konsumsi kafein yang tinggi akan meningkatkan kemungkinan kelahiran premature atau berat badan lahir rendah.

Walaupun penelitian tentang minuman kafein ini belum mencapai titik kesimpulan untuk batasan berapa banyak yang dapat dikonsumsi, adalah lebih baik bagi ibu hamil untuk mengurangi konsumsi yang mengandung kafein(kopi, teh, soda, coklat atau kombinasinya) sampai 2 gelas sehari saja atau lebih baik menghindari minuman yang mengandung kafein ini.

Hal yang pasti mengapa sebaiknya anda menghindari minuman yang mengandung kafein ini selama kehamilan anda, karena:

• Kafein akan meningkatkan detak jantung dan metabolisme anda,

• Menyebabkan sulit tidur,

• Perasaan cemas,

• Sakit kepala.

• Merangsang cairan dalam lambung yang menimbulkan rasa panas atau perih (heartburn), Kafein bersifat diuretic sehingga anda akan lebih sering buang air kecil.

• Kafein menyebabkan anda kehilangan kalsium.

• Dan satu hal terpenting mengapa anda sebaiknya menghindari atau mengurangi teh/ kopi anda, karena kafein mereka mengandung phenol yang menyebabkan tubuh sulit untuk menyerap zat besi. Padahal kita tahu zat besi dibutuhkan tubuh anda apalagi selama kehamilan ini.


Jadi dari semua hal diatas kita dapat menilai bahwa tidak ada nilai nutrisi yang diberikan dari kafein ini buat kehamilan anda, bukan???

Makanan dan minuman apa saja yang mengandung kafein?

Kafein terdapat di kopi, teh, cola, coklat, minuman soft drink, juga terdapat pada beberapa obat-obatan untuk sakit kepala, flu, alergi.

Tentu saja jumlah kandungan kafein dalam kopi dan teh bervariasi luas, tergantung dari apakah bentuk instant, seduh, keras atau lemah kandugannya.

Setelah kita mempelajari bahwa tidak ada nilai nutrisi yang diberikan makanan atau minuman yang mengandung kafein ini yang terbaik adalah anda menganti semua keinginan untuk minum kopi atau teh anda ke makanan dan minuman lain yang memang mempunyai nilai nutrisi buat anda dan bayi anda. Seperti merubah kebiasaan anda ke minuman yang bernutrisi seperti jus buah, air putih dan susu.


http://www.infoibu.com
Temukan semuanya tentang makanan & Restaurant dan Toko Bunga

Kamis, 06 Mei 2010

Pola Makanan Pada Ibu Hamil

Kebutuhan makanan bagi ibu hamil lebih banyak daripada kebutuhan untuk wanita tidak hamil.

Kegunaan makanan tersebut adalah :Untuk perumbuhan janin yang ada dalam kandungan.
Untuk mempertahankan kesehatan dan kekuatan badan ibu sendiri. Agar supaya luka-luka persalinan lekas sembuh dalam nifas. Guna mengadakan cadangan untuk masa laktasi
Berapa banyak makanan yang dibutuhkan 
Bila kondisi badan si ibu tidak terganggu maka jumlah atau besar makanan yang dapat dimakan ialah seperti tercantum pada lampiran. Namun bila terjadi gangguan masa kehamilan maka dapat diatur sebagai berikut :
Pada Trisemester I :
Pada umur kehamilan 1-3 bulan kemungkinan terjadi penurunan berat badan. Hal ini disebabkan adanya gangguan pusing, mual bahkan muntah. Untuk itu dianjurkan porsi makanan kecil tetapi sering. Bentuk makanan kering atau tidak berkuah.
Pada Trisemester II :
Nafsu makan ibu membaik, makan makanan yang diberikan : 3 x sehari ditambah 1 x makanan selingan. Hidangan lauk pauk hewani seperti : telur, ikan, daging, teri, hati sangat baik dan bermanfaat untuk menghindari kurang darah.
3. Pada Trisemester III : 
- Makanan harus disesuaikan dengan keadaan badan ibu.
- Bila ibu hamil mempunyai berat badan kelebihan, maka makanan pokok dan tepung-tepungan dikurangi, dan memperbanyak sayur-sayuran dan buah-buahan segar untuk menghindari sembelit.
Bila terjadi keracunan kehamilan/uedem (bengkak-bengkak pada kaki) maka janganlah menambah garam dapur dalam masakan sehari-hari.

Pesan- pesan penting bagi ibu hamil 

1.      Ibu hamil harus makan dan minum lebih banyak dari pada saat tidak hamil.
2.      Untuk mencegah kurang darah selama hamil ibu harus banyak makan makanan sumber zat besi, seperti sayuran hijau tua, tempe, tahu, kacang hijau, kacang merah dan kacang-kacangan lainnya, telur, ikan, dan daging.
3.      Jangan lupa minum tablet tambah darah 1 butir setiap hari.
4.      Untuk mencegah gigi rontok dan tulang rapuh, ibu hamil harus banyak makan-makanan sumber zat kapur, seperti : kacang-kacangan, telur, ikan teri/ikan kecil yang dimakan bersama tulangnya, sayuran daun hijau.
5.      Kenalilah gejala kurang darah (Anemia) selama kehamilan, yaitu : pucat, pusing, lemah dan penglihatan berkunang-kunang.
6.      Selama hamil makanlah beraneka ragam makanan dalam jumlah yang cukup.
7.      Bila nafsu makan ibu kurang, makanlah makanan yang segar-segar, seperti : buah-buahan, sari buah, sayur bening, dsb.
8.      Hindari pantangan terhadap makanan, karena akan merugikan kesehatan ibu.
9.      Hindari merokok dan minum-minuman keras karena akan membahayakan keselamatan ibu dan janin.


http://dokteranakku.com