Tampilkan postingan dengan label badut ultah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label badut ultah. Tampilkan semua postingan

Senin, 07 Juni 2010

Tips Sederhana Mempersipkan Acara Ulang Tahun Untuk Si Buah Hati




Meski terkesan sepele, mengadakan pesta ulangtahun anak ternyata hampir sama dengan merencanakan pesta orang dewasa, lho! Simak tips berikut agar ulangtahun Si Kecil sukses dan terkenang selalu.

Berikut beberap tips mempersipkan acara ulang tahun untuk si buah hati

1. Waktu. Meski hari ulangtahun anak jatuh di hari biasa, usahakan pesta tetap digelar di hari libur agar kesempatan para undangan untuk datang lebih banyak. Adakan di jam 11.00 atau 16.00 dan jangan lebih dari 2-3 jam, agar anak-anak tak bosan dan kelelahan karena acara berlangusng terlalu lama. Kurun waktu ini sudah termasuk menunggu undangan yang datang terlambat, acara makan, dan acara pesta.

2. Lokasi. Selain di rumah, kini banyak orangtua mengadakan pesta di sekolah, restoran, ruang serbaguna di apartemen, atau komplek perumahan, bahkan ballroom hotel. Bila jumlah undangan sedikit, rumah atau restoran bisa jadi pilihan. Bila jumlah undangannya banyak, cari lokasi yang lebih nyaman.

3. Dana. Siapkan anggaran khusus, sesuaikan dengan jumlah undangan dan orangtuanya yang datang menemani, serta rencana pesta yang diinginkan. Jika memungkinkan, Anda bisa menyewa jasa EO, dan kemukakan besarnya bujet Anda. Buat pesta sesuai kemampuan, tak perlu iri atau berusaha mengungguli pesta anak lain, hanya karena gengsi.

4. Ide. Tanyakan pada Si Kecil, apa yang dia inginkan dalam pestanya nanti, misalnya karakter tokoh, makanan, dan permainan yang dia sukai. Seperti badut ultah

5. Undangan. Mengundang 30 - 50 anak tergolong ideal. Hindari mengundang terlalu banyak anak, agar lebih mudah diatur. Agar pesta berjalan seru, cukup undang keluarga, kerabat dekat, dan teman-teman yang dikenal Si Kecil, atau orang yang pernah mengundangnya.

6. Kreatif. Bila kemampuan Anda terbatas, pesta di rumah justru lebih menguntungkan. Gali ide kreatif Anda. Tak perlu membuat dekorasi yang rumit. Beli balon, kertas krep, dan pita, lalu tata secara meriah dan menarik. Hadirkan tokoh-yang lucu seperti badut ultah dengan kostum warna-warni untuk memeriahkan acara.

7. Bahaya. Hindari penggunaan benda-benda tajam dan alat yang berhubungan dengan listrik dalam permainan selama pesta.

8. Sabar. Tunggu hingga tamu yang hadir sekitar 80 persen dari total undangan, baru acara dimulai isi waktu dengan hiburan seperti badut ultah.

9. Tema. Pesta dengan tema khusus lebih mudah mempersiapkannya. Sebab, undangan, dekorasi, kostum undangan, acara, makanan, kue hingga bingkisan, biasanya menyesuaikan tema. Misalnya, tema Barbie, Hawaii, superhero, sirkus, dan lainnya.

Sebagai tambahan, berikan hadiah bagi undangan yang kostumnya paling menarik. Untuk pesta bertema, sebaiknya gunakan jasa EO, sebab karakter tokoh, dekorasi, kue, dan sebagainya akan lebih repot bila dikerjakan sendiri.

10. Acara. Siapkan acara dengan matang, karena pesta ulangtahun bukan sekadar acara berkumpul. Awali dengan permainan, nyanyi bersama, sulap  atau akrobat yang dilakukan oleh badut sulap, baru tiup lilin. Lalu, sisihkan waktu 20-30 menit untuk makan dan permainan bisa kembali digelar. Di akhir acara, bagikan bingkisan kepada para tamu dengan tertib.


http://www.tabloidnova.com


Temukan semuanya tentang Pasang Iklan, bisnis, Iklan Baris, iklan gratis

Selasa, 25 Mei 2010

Badut Sulap dan Sejuta Keceriaan



Charlie Chaplin pernah bilang, “Cuma badut yang bisa membuat manusia terbang ke awan, bukannya para politikus yang tukang berantem,” mulai terbukti kebenarannya.

Profesi badut sebenarnya tak kalah tua dengan kemampuan manusia berpolitik praktis. Konon, sejak zaman Yunani dan Romawi kuno, sudah ada manusia penghibur yang memoles wajahnya dengan bedak tebal dan berpakaian aneh, serta fasih memperagakan mimik-mimik lucu.

Mereka tak hanya membuat tertawa orang-orang kaya yang stres lewat pertunjukan. Tapi juga menghibur dan mencari nafkah di jalan-jalan alias ngamen. Dengan kemampuan berpantomim dengan gerakan-gerakan slapstik yang konyol, boleh jadi badut sulap adalah salah satu penjaja hiburan jalanan tertua di dunia.

Belakangan, istilah badut sendiri melebar ke mana-mana. Lihat saja, hampir semua pelawak dan pemancing tawa kini juga kerap dijuluki sebagai badut. Bahkan orang serius yang sedang bertingkah laku konyol pun dikatai badut. Ya, sebagai istilah, badut memang mengalami perluasan makna.

Tapi kalau melihat sejarahnya, badut mengacu pada seseorang yang punya dandanan lucu (kadang meniru karakter komik). Selain itu, didukung make-up tebal cenderung menor, hingga kostum berwarna norak nan unik. Ditambah kemampuan memperagakan mimik lucu dan gerakan-gerakan konyol, tanpa sedikit pun melepas kata-kata. Inilah yang membedakannya dengan pelawak konvensional. Badut mulai berkembang seiring perkembangan zaman, misalnya badut pesta, badut ulang tahun, dan beberapa tempat juga ada sanggar badut.

Menjelang era perfilman modern, karakter badut mengilhami banyak tokoh bisnis hiburan. Komedian Charlie Chaplin dan Buster Keaton misalnya, mengadopsi spirit para badut dalam semua film bisunya. Mulailah perkembangan era baru perbadutan, dari awalnya mengamen di jalan, menjadi bagian tak terpisahkan dari bisnis hiburan.

Kini, badut-badut sulap bisa dengan mudah ditemukan di berbagai tempat hiburan, semisal badut pesta, badut ulang tahun. Tentu, dengan beragam aksesori tambahan yang makin bikin geregetan. Uniknya, dengan tujuan yang selama berabad-abad lamanya tak pernah berubah, untuk memancing tawa dan menghibur siapa pun yang memandangnya.

Barangkali benar kata penulis lagu beken Amerika, Cole Porter (1893-1964): “All the world loves a clown.” Ya, sepertinya memang tak seorang pun di muka bumi ini yang tak suka badut. Tak salah kalau dia layak diberi gelar warga favorit dunia.

forumkami.com

Temukan semuanya tentang Bisnis & Pasang Iklan: Iklan & Jasa - Iklan Baris & Iklan Gratis - Indonesia