Tampilkan postingan dengan label peluang usaha. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label peluang usaha. Tampilkan semua postingan

Kamis, 24 Juni 2010

Melihat Peluang Bisnis Rental Mainan Anak




Mainan tak bisa dipisahkan dari keseharian si kecil. Namanya juga anak-anak, sebagian besar waktu mereka dihabiskan untuk bermain. Sebaiknya, mainan anak sebaiknya tidak hanya menghibur, tapi juga mendidik. Untuk mainan edukatif, tentu ayah ibu tak keberatan merogoh kocek lebih dalam.

Hal inilah yang membuat bisnis Rental mainan anak yang sarat muatan edukasi terus berkembang. Umumnya, mainan edukatif terbuat dari dikemas dengan dalam bahan-bahan berkualitas yang aman dimainkan oleh si buyung dan si upik.

Sayang, banderol harga mainan edukasi semacam ini masih lumayan mahal. Masalahnya, usia mainan edukasi terbilang pendek. Seiring bertumbuhnya usia anak, dia membutuhkan mainan baru yang lebih cocok dengan umurnya. Alhasil, mainan lama pun menjadi penghuni gudang, bahkan berakhir di tempat sampah.

Di mata Anita Rachman, kondisi ini adalah sebuah peluang bisnis. Maka sejak Februari 2008, ia membuka usaha penyewaan mainan bernama Michie's Rent'n Play di Jakarta Selatan.

Anita memulai usahanya dengan modal Rp 100 juta. Modal itu dia gunakan memborong aneka mainan impor berbagai merek dari Amerika. Sebut saja, Little Tikes, Step 2, Chicco, dan Vtech. Kini, perempuan berusia 30 tahun ini telah mengoleksi 70 jenis mainan. Masing-masing tersedia empat sampai lima unit.

Dia menentukan tiga pilihan durasi sewa, yakni seminggu, dua minggu, dan sebulan. Harganya tentu bervariasi sesuai dengan jenis mainannya.

Puluhan mainan tadi diperuntukkan bagi bayi hingga anak usia tujuh tahun. "Yang paling banyak diminati adalah perosotan, bahkan sampai waiting list," ujar Anita.

Untuk dapat menyewa, ibu dua anak ini meminta pelanggan menyerahkan fotokopi kartu keluarga (KK), kartu tanda penduduk (KTP), dan berkas pembayaran rekening listrik atau air. "Plus menandatangani kesepakatan bersama di atas materai," imbuhnya.

Untuk mengantisipasi kerugian, Anita mensyaratkan, bila mainan yang disewa rusak, penyewa wajib menggantinya. "Diganti sesuai harga beli saat ini," tandas Anita.

Dalam sebulan, Anita mengaku omzetnya bisa sampai Rp 10 juta. Bahkan, di musim liburan sekolah Juni dan Juli, omzetnya bisa menyentuh Rp 17 juta. "Margin saya Rp 6 juta-Rp 8 juta," ungkapnya.

Grace Natalia juga menekuni bisnis serupa. Sama seperti Anita, pemilik usaha rental mainan mainan Comel ini pun memulai usahanya pada 2008 silam. Setahun sebelumnya, Grace sudah bergumul di bisnis penyewaan kostum, baik untuk anak-anak maupun dewasa.

Lantaran mengurusi bisnis lain, koleksi mainan Grace tak sebanyak Anita. Grace baru mengoleksi 25 jenis mainan. Itu pun, masing-masing hanya satu unit.

Beberapa koleksi rental mainannya adalah mobil-mobilan Kidie Rides yang disewakan dengan harga Rp 1 juta sehari dan Jump Castle Bouncer yang disewakan Rp 250.000-Rp 550.000, sesuai lama pinjam.

Dalam sebulan, dari seluruh usahanya Grace membukukan omzet maksimal Rp 25 juta sebulan. "Margin saya 30%," aku perempuan 28 tahun ini.


Sumber:kontan.co.id
Temukan semuanya tentang Pasang Iklan, bisnis, Iklan Baris, iklan gratis

Senin, 21 Juni 2010

Informasi Bisnis dan Segmentasi Pasar Dalam Bisnis


Segmentasi pasar adalah sebuah metode bagaimana memandang pasar secara kreatif. Kita perlu secara kreatif mengidentifikasi dan memanfaatkan peluang yang muncul di pasar (Hermawan Kertajaya). Segmentasi pasar sangatlah penting di untuk mengenal Informasi Bisnis dan pemasaran. Walaupun kita tidak boleh mengiris-iris pasar terlalu kecil, segmentasi pasar tetaplah suatu hal yang harus dipelajari dalam membangun usaha. Peranan segmentasi dalam marketing :

1. Memungkinkan kita untuk lebih fokus masuk ke pasar sesuai keunggulan kompetitif perusahaan kita.

2. Mendapatkan input mengenai peta kompetisi dan posisi kita di pasar.

3. Merupakan basis bagi kita untuk mempersiapkan strategi marketing kita selanjutnya.

4. Faktor kunci mengalahkan pesaing dengan memandang pasar dari sudut unik dan cara yang berbeda.

Cara-cara dalam memandang suatu pasar :

1.

Static attribute segmentation. Cara memandang pasar berdasarkan geografis dan demografi. Geografis berarti kita melihat pasar berdasarkan wilayah (negara, kawasan, propinsi, kota). Demografi berati kita melihat pasar berdasarkan jenis kelamin, usia, pekerjaan, agama,dan pendidikan.

2.

Dinamic attribute segmentation. Cara memandang pasar berdasarkan sifat-sifat dinamis yang mencerminkan karakter pelanggan. Segmentasi ini melihat pasar berdasarkan psikografis dan perilaku. Psikografi meliputi lifestyle, kepribadian. Perilaku berupa sikap, penggunaan, dan respon pelanggan terhadap produk.

Lebih lanjut mengenai Informasi Bisnis seputar demografi, psikografi dan pasar relung:

1.

Demografi. Ini merujuk data statistik penduduk, termasuk pendapatan, rata-rata umur, dan pendidikan. Kalau menurut Hermawan, demografi ini termasuk dalam Static Attribute Segmentation, atau cara memandang pasar berdasarkan geografis dan demografi. Geografis berarti kita melihat pasar berdasarkan wilayah (negara, kawasan, propinsi, kota). Sedangkan demografi berati kita melihat pasar berdasarkan jenis kelamin, usia, pekerjaan, agama dan pendidikan.

2.

Psikografi. Psikografi adalah menggunakan demografi dalam menentukan perilaku dan selera segmen tertentu suatu populasi. Psikografi mengkaji gaya hidup seperti kemana mereka berlibur, kemana mereka berbelanja, bagaimana mereka membelanjakan uang ekstra, olahraga apa yang mereka tonton, dan masih banyak lagi yang lain. Kalau menurut Hermawan (lagi), psikografi termasuk dalam Dynamic Attribute Segmentation, atau cara memandang pasar berdasarkan sifat-sifat dinamis yang mencerminkan karakter pelanggan. Segmentasi ini melihat pasar berdasarkan psikografis dan perilaku. Psikografi meliputi lifestyle atau kepribadian seperti yang saya sebutkan diatas. Perilaku berupa sikap, penggunaan dan respon pelanggan terhadap produk.

3.

Pasar relung. Ada segmen kecil dari populasi yang memiliki kesamaan karekteristik, kepentingan, kebiasaan berbelanja dan sebagainya.

sumber: bisnisukm.com

Temukan semuanya tentang Bisnis & Pasang Iklan: Iklan & Jasa - Iklan Baris & Iklan Gratis - Indonesia

Peluang Usaha Makanan Paling Diminati


Bisnis makanan dan minuman menjadi Peluang Usaha yang paling diminati di Kota Semarang karena menghasilkan keuntungan dalam waktu singkat dan mampu bertahan lama. Hal itu terlihat pada hari terakhir pameran waralaba "Franchise Expo 2010" di Gedung Java Design Center, Semarang, Minggu (18/4).

Pameran waralaba yang berlangsung sejak 16 April 2010 itu diikuti 34 peserta. Sebanyak 12 di antaranya merupakan bisnis makanan dan minuman. Sementara peserta lainnya menawarkan usaha di bidang hiburan, pendidikan, wisata, otomotif, peralatan rumah tangga, perawatan tubuh, alat hitung, dan pencucian baju.

Stan usaha makanan dan minuman lebih banyak dikerumuni pengunjung. Usaha makanan ringan dari jamur, De'Jamur, misalnya, sudah memiliki 20 peminat serius. "Jumlah itu sudah melebihi target kami yang hanya 10 peminat," kata Direktur De'Jamur Adianto Nugroho. Oleh karena itu, kata Adianto, pihaknya tidak lagi menerima peminat yang akan membuka gerai di Kota Semarang karena sudah terlalu banyak, yakni 10 gerai. Jika gerai di satu daerah terlalu banyak, pengontrolan kualitas masing-masing gerai menjadi sulit.

Usaha makanan donat Double Dipps dari Jakarta juga mampu menarik tiga peminat serius dalam pameran ini. Pemilik Double Dipps, B Subagio Hadiwidjojo, mengaku puas. "Kami baru pertama kali berekspansi di Semarang," ujarnya.

Modal awal yang dibutuhkan untuk membuka gerai De'Jamur sekitar Rp 10 juta dan Double Dipps sekitar Rp 90 juta hingga Rp 275 juta. Usaha makanan ringan Tahu Kremez yang menawarkan modal lebih kecil, yaitu Rp 3,2 juta memiliki 42 peminat serius. Sebanyak 11 di antaranya sudah membayar uang muka untuk kios.

Pemilik Tahu Kremez, Budi Utomo, mengatakan bahwa usahanya diperuntukkan bagi semua kalangan. "Kami berharap banyak orang tertarik karena kami juga memberikan pendampingan dulu sebelum peminat memulai usahanya," kata Budi.

Kurang diminati

Dibandingkan bisnis makanan, Peluang Usaha di bisnis nonmakanan malah kurang diminati masyarakat.

Business Development Manager CV Indomedia Edutainment Yacobus AJ Sulistio yang memiliki usaha peminjaman film, majalah, dan komik, bahkan belum memiliki peminat serius.

"Sudah ada 30 pengunjung, tetapi mereka hanya bertanya-tanya," kata Yacobus.

Secara keseluruhan, Exhibition Manager PT NEO Expo Promosindo Linda Punamartini selaku ketua panitia pameran mengatakan, pameran tahun ini jauh lebih baik dibandingkan tahun lalu. Sebagai usaha waralaba, peserta pameran lebih siap mendistribusikan usahanya ke luar daerah.

kompas.com

Temukan semuanya tentang Bisnis & Pasang Iklan: Iklan & Jasa - Iklan Baris & Iklan Gratis - Indonesia

Kamis, 10 Juni 2010

Tips dan Analisa Bisnis Jasa Sewa Sound System




Jika Anda pernah mengadakan acara panggung maupun pesta, seperti pernikahan, khitanan, syukuran dan lain sebagainya, tidak dapat dipungkiri bahwa perlengkapan yang dapat lebih memeriahkan acara adalah peralatan sound system. Namun terkadang panitia acara tidak memiliki sound system sendiri. Dan di sinilah Anda bisa memanfaatkan situasi tersebut dengan berbisnis jasa mendirikan sewa/ rental sound system jakarta. Selain mudah pengelolaannya, jika Anda mampu memasarkannya maka setiap minggu paling tidak ada satu acara yang membutuhkan rental sound system jakarta. Apabila bisa memanfaatkan momen-momen tersebut, Anda bisa meraih omset sampai puluhan juta setiap bulannya.

Sebaiknya untuk menjalankan bisnis jasa rental sound system jakarta, Anda terlibat langsung karena menyangkut alat-alat yang harganya mencapai puluhan juta rupiah. Acara-acara pesta dan semacamnya bisanya diadakan di akhir pekan dan hari libur, sehingga Anda bisa menjalankannya dan tetap bisa terjun langsung tanpa mengganggu  pekerjaan pokok.

Anda bisa mengawali jasa sewa sound system Jakarta ini dengan survey perangkat sound system terlebih dahulu di majalah ataupun langsung ke toko elektronik. Yang perlu diketahui adalah harga dan kualitasnya. Kualitas perlu di survey agar pelangggan puas dan menggunakan jasa Anda kembali atau bahkan memberitahukan ke teman-temannya yang lain. Dan masalah harga, harus disesuaikan dengan kondisi keuangan.

Peluang usaha ini memerlukan keahlian dalam hal elektronik. Selain itu juga harus mampu memenangkan persaingan, karena di setiap kota biasanya memiliki lebih dari satu usaha yang menyediakan jasa rental sound system jakarta.

Untuk memulai pemasarannya Anda bisa bekerja sama dengan wedding organizer dan event organizer, karena cara ini dapat menguntungkan kedua belah pihak. Dalam bisnis ini juga berlaku semakin baik kualitas peralataan, akan semakin di cari oleh pelanggan. Sehingga Anda harus pintar-pintar memilih barang. Dan apabila sudah cukup banyak pelanggan, Anda dapat menyisihkan sebagian keuntungan untuk kemudian membeli peralatan baru yang lebih baik.

Apabila Anda sudah siap melangkah untuk memulai bisnis rental sound system jakarta, berikut adalah analisa ekonomi yang dapat menjadi panduan awal bagi usaha Anda.


Analisa Ekonomi

Investasi Awal*

Peralatan (cash)                    Rp    50.000.000,00

Biaya Operasional

Gaji 2 pegawai @ Rp 500.000              Rp     1.000.000,00
Transportasi                                          Rp       500.000,00
Listrik dan telepon                                 Rp       300.000,00 +
Total                                                     Rp     1.800.000,00



Omset** perbulan                     Rp    3.000.000,00
Laba perbulan                            Rp    1.200.000,00
Analisis BEP                               > 1 tahun


catatan: * Tergantung kualitas alat
         ** Omset tergantung musim dan jumlah pesta




http://bisnisukm.com

Kamis, 03 Juni 2010

Tips Bisnis Cuci Helm



Bagi pengendara sepeda motor, helm merupakan salah satu faktor penunjang keselamatan dalam berkendara. Namun bayangkan jika dari dalam helm yang digunakan sebagai penunjang keselamatan ini, tercium bau tak sedap, pastinya akan mengurangi kenyamanan bagi pengguna dalam berkendara. Namun walaupun demikian mungkin banyak dari kita yang tidak tahu bagaimana mencuci helm dan dikeringkan dengan mesin pengering sebagaimana mestinya. Oleh karena itu nampaknya peluang usaha dan bisnis cuci helm dengan alat mesin pengering ini dapat menjadi salah satu alternatif peluang bisnis.

Nampaknya peluang bisnis cuci helm ini menjadi semakin besar manakala kita sadari bahwa hampir setiap pengendara motor harus mengenakkan perlengkapan pelindung ini setiap kali bepergian dengan sepeda motor.

Fenomena perkembangan bisnis cuci sepeda motor yang sangat pesat membuat saya cukup optimis bahwa usaha cuci helm ini akan sangat diminati. Terlebih lagi investasi awal yang dikeluarkan tidak terlalu besar dan tidak membutuhkan banyak tempat menjadikan peluang usaha ini menjadi semakin menarik.

Sedangkan peralatan yang dibutuhkan untuk memulai bisnis ini adalah:

    * Pompa Air
    * Vakum/mesin pengiring
    * Hair Dryer
    * Selang Air
    * Sikat Lembut
    * Obeng
    * Deterjen
    * Bahan Pelembut
    * Pewangi Helm
    * Obat Poles

Karena jenis usaha ini masih relatif belum dikenal oleh masyarakat luas maka strategi marketing menjadi salah satu hal yang perlu menjadi perhatian. Promosi dapat dilakukan secara konvensional yakni dengan menggunakan spanduk, banner atau pasang iklan di web terpercaya salah satunya di 88db.com atau brosur. Untuk semakin menarik minat calon pelanggan maka anda dapat memberikan bonus 1 kali cuci gratis untuk 10 kali pencucian helm sebelumnya.

Anda tertarik mencobanya?




http://jimmykurniaindradjaya.com/
Temukan semuanya tentang Pasang Iklan, bisnis, Iklan Baris, iklan gratis

Senin, 24 Mei 2010

Membuka Usaha Unik, “Sepatu dan Tas Lukis”





Sepatu dan tas bagi anak muda adalah hal yang sangat penting. Tas dan sepatu lukis dengan model yang menarik yang mencerminkan gaya anak muda banget sekarang sedang banyak dicari. Ya ini dia sepatu lukis dan tas lukis… Tampilan yang menarik dan model lukisan yang bisa disesuaikan dengan permintaan si pembeli, membuat produk ini makin digandrungi. Harga pun cukup terjangkau untuk para pelajar dan mahasiswa. Target konsumen ini tentunya adalah kalangan pelajar dan mahaiswa yang senang dengan fashion.

Tren tas dan sepatu lukis saat ini sedang bagus, dengan begini peluang usaha dalam bidang ini pun semakin terbuka lebar. Inilah kesempatan bagi Anda untuk berkarya sekaligus berbisnis. Jika Anda masih sebagai mahasiswa pun bisa menggeluti usaha ini di waktu senggang Anda.

                        Analisa ekonomi
---------------------------------------------

Modal Awal

Peralatan:

Rak sepatu                             Rp  1.000.000,00

Lemari display untuk tas          Rp    750.000,00

Renovasi dan dekorasi             Rp  1.500.000,00

Meja & kursi workshop           Rp  1.000.000,00

Kursi tamu                              Rp    500.000,00

1 unit computer + modem         Rp  3.500.000,00

Jumlah                                     Rp  8.250.000,00

-----------------------------------------------

Penyusutan:

Masa pakai 4 tahun.

Nilai residu Rp 1.000,00.

Penyusutan per tahun = (Rp 8.250.000 – Rp 1.000) : 4

                     = Rp 2.062.250,00

Penyusutan per bulan = Rp 171.854,00

-----------------------------------------------

Perlengkapan:

Kalkulator                    Rp      75.000,00

Kantong plastic             Rp     100.000,00

Alat tulis                       Rp      50.000,00

Jumlah                          Rp     225.000,00

-------------------------------------------------

Bahan Baku:

20 sepatu kanvas polos          Rp  1.200.000,00

2 kodi tas kanvas polos          Rp    400.000,00

Cat akrilik                             Rp    300.000,00

Satu set kuas nomor 1- 10      Rp    100.000,00

Jumlah                                  Rp  2.000.000,00

---------------------------------------------------------

Biaya Operasional:

Sewa tempat per bulan            Rp    500.000,00

Listrik, tlpn, air                       Rp    400.000,00

Gaji pegawai                           Rp    750.000,00

Biaya perlengkapan                 Rp    225.000,00

Biaya bahan baku                   Rp  2.000.000,00

Penyusutan peralatan             Rp    171.854,00

Jumlah                                   Rp  4.046.854,00

---------------------------------------------------------

Omzet per Bulan:

Pendapatan:

Sepatu Rp 125.000,00 x 20      Rp 2.500.000,00

Tas Rp 60.000,00 x 40            Rp 2.400.000,00

Jumlah omzet                           Rp 4.900.000,00

------------------------------------------------------

Laba per Bulan:

(Rp 4.900.000,00 - Rp  4.046.854,00) = Rp 853.000,00

Selamat Mecoba




http://bisnisukm.com

Senin, 17 Mei 2010

Memulai Usaha dan Bisnis Dengan Modal Kecil


Sebuah kendala yang umum dalam memulai bisnis sampingan adalah modal. Mungkin Anda mendapati banyak peluang bisnis yang menjanjikan, namun keterbatasan modal memaksa Anda untuk membiarkannya lewat begitu saja. Bagaimana cara mengatasi hal ini?

Ada beberapa alternatif yang dapat Anda tempuh. Yang pertama adalah mencari investor. Untuk ini, Anda biasanya perlu membuat proposal bisnis kecuali kalau investor tersebut adalah keluarga atau teman dekat Anda. Jalan ini baik untuk ditempuh jika usaha yang hendak Anda rintis membutuhkan modal besar. Namun karena menggunakan modal dari orang lain, ada baiknya Anda berhati-hati. Jangan asal mengambil peluang usaha. Pastikan bahwa Anda mengerti seluk-beluk usaha itu dan berbagai kendalanya. Jangan sampai Anda meminjam modal yang cukup besar dari orang lain namun Anda akhirnya gagal karena kurang persiapan.

Alternatif kedua yang dapat ditempuh adalah mencari peluang bisnis yang hanya membutuhkan modal kecil. Dalam hal ini, Multilevel Marketing (MLM) adalah sebuah alternatif yang menjanjikan. Mengapa? Sebab berbagai MLM yang ada biasanya hanya membutuhkan modal kecil. Sebuah MLM yang cukup terkenal, misalnya, hanya membutuhkan investasi kurang dari 50 ribu rupiah untuk mengikutinya. MLM juga cocok dijalankan sebagai usaha sampingan karena ia tidak membutuhkan waktu sehari penuh.

Untuk alternatif MLM ini, Anda perlu berhati-hati dalam memilih. Jangan sampai Anda terjebak dalam bisnis berkedok MLM yang ternyata menipu. Banyak bisnis MLM yang tidak lebih dari sebuah skema piramida untuk mencari "korban" sebanyak-banyaknya. Untuk itu, Anda harus memastikan bahwa MLM tersebut memiliki produk yang jelas dan dibutuhkan orang. Jangan sampai bisnis tersebut hanya mengandalkan pemasukan dari iuran anggota baru.

Untuk alternatif bisnis dengan modal kecil, bisnis Internet juga bisa menjadi pilihan. Banyak orang yang telah berhasil membangung bisnis Internet yang menguntungkan. Satu keuntungan dari bisnis Internet adalah kemungkinan mendapatkan passive income. Sekali bisnis Anda jalan, Anda dapat terus menerima pemasukan tanpa perlu bekerja keras lagi. Namun tentu saja, Anda harus bekerja keras saat membangun di awal.

Manakah di antara alternatif tersebut yang sebaiknya Anda pilih? Ya, semuanya tergantung situati dan pertimbangan Anda. Namun satu hal yang pasti, jangan biarkan keterbatasan modal menghalangi Anda untuk membangun sebuah usaha atau bisnis sampingan.

peluangbisnissampingan.com

Temukan semuanya tentang Bisnis & Pasang Iklan: Jasa Iklan & Iklan Baris

Bisnis Sampingan dan Manajemen Keuangannya


Satu aspek penting yang perlu Anda perhatikan sebelum mengambil sebuah peluang bisnis sampingan adalah manajemen keuangan pribadi Anda. Jangan sampai Anda mengalami kesulitan keuangan pada saat Anda menjalankan bisnis. Untuk itu, Anda harus melakukan beberapa langkah sebelum memulai sebuah bisnis.

Pertama, biasakan untuk mencatat setiap pengeluaran dan pemasukan Anda. Ini mungkin terasa merepotkan, namun hal ini penting untuk mengetahui kondisi keuangan Anda yang sebenarnya. Banyak orang tidak sadar bahwa mereka memiliki kebiasaan-kebiasaan yang buruk dalam hal keuangan. Misalnya, mungkin mereka mengeluarkan terlalu banyak uang untuk membeli pakaian baru. Atau mereka menghabiskan banyak uang untuk makan di luar. Dengan mencatat setiap pemasukan dan pengeluaran, Anda akan dapat melihat dengan jelas pos-pos pengeluaran Anda dan di titik mana Anda perlu berhemat. Dengan demikian Anda dapat mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk meningkatkan keadaan keuangan pribadi Anda.

Kedua, pastikan pengeluaran Anda lebih kecil daripada pemasukan. Hal ini mungkin tampak sederhana, tapi banyak orang yang tidak melakukannya. Salah satu penyebabnya adalah penggunaan kartu kredit. Dengan menggunakan kartu kredit, banyak orang memiliki pengeluaran yang melebihi pemasukan. Anda perlu memastikan bahwa hal ini tidak terjadi pada diri Anda.

Ketiga, pastikan bahwa Anda memiliki dana cadangan yang cukup untuk keadaan darurat. Jangan sampai seluruh simpanan Anda dipakai untuk mengejar sebuah peluang bisnis sehingga saat keadaan tidak terduga terjadi Anda kelabakan. Para ahli keuangan biasanya menyarankan agar Anda memiliki dana cadangan sebesar 3-6 bulan biaya hidup Anda (beserta keluarga jika Anda sudah berkeluarga).

Keempat, kurangilah pengeluaran-pengeluaran yang bersifat konsumtif. Pengeluaran yang bersifat konsumtif hanya akan memberikan manfaat jangka pendek, namun banyak masalah keuangan yang bisa timbul di jangka panjang. Untuk melakukan hal ini, Anda mungkin perlu menyesuaikan gaya hidup Anda. Anda mungkin tidak bisa lagi membelanjakan uang seperti dulu. Tapi percayalah bahwa melalui pengorbanan tersebut Anda akan mendapatkan manfaat jangka panjang yang lebih besar.

Dengan melakukan tips-tips di atas, Anda dapat mengurangi kemungkinan terjadinya kesulitan keuangan saat menjalankan bisnis sampingan yang Anda pilih. Manajemen keuangan pribadi yang efektif berperan besar untuk membantu Anda mencapai kesuksesan.

peluangbisnissampingan.com

Temukan semuanya tentang Bisnis & Pasang Iklan: Jasa Iklan & Iklan Baris

Senin, 10 Mei 2010

Banyaknya Konsumen Untuk Bisnis Keripik




Tahukah Anda, buah-buahan dan sayuran di sekitar Anda bisa mendatangkan income jika Anda olah dengan baik. Buah dan sayur yang saya maksud antara lain : nangka, nanas, apel, wortel, salak, mangga, melon, waluh/labu, pepaya, terung, buncis, kacang panjang, mentimun, jamur tiram, dll.

Dengan menggunakan peralatan tertentu, buah dan sayur yang KURANG BERNILAI itu, bisa menjadi komoditi dengan nilai jual tinggi. Dengan mesin ini, Anda bisa mejadi produsen keripik nangka, keripik nanas, keripik waluh, keripik apel, keripik mangga, keripik jamur, keripik teri , keripik salak, keripik apel, kripik melon, kripik pepaya, dll
Peluang usaha makanan ringan keripik buah dan sayur ini sangat terbuka lebar bagi Anda. Apalagi Indonesia adalah salah satu negara penghasil buah-buahan yang beraneka ragam.
Kemudahan dan keunggulan peluang usaha ini bisa Anda lihat dari beberapa fakta berikut ini :

  • Bahan baku mudah diperoleh
  • Keuntungan bisa mencapai 100 % . Harga jual keripik buah mencapai Rp 65.000 – Rp 110.000/ kg
  • Balik modal cepat (4-6 bulan )
  • Pasar terbuka lebar, bahkan peluang eksport sangat besar
  • Mesin bisa untuk menggoreng aneka ragam buah dan bahan lain
  • Proses produksi dan pengelolaan usaha sangat gampang
Ada beberapa kunci sukses di bisnis keripik buah dan sayur, yaitu :
1. Tampilan yang Menarik
Tampilan keripik Anda harus menarik, bersih, tidak gosong. Hal ini bergantung pada :

  • Pemilihan Bahan Yang Benar
  • Proses penggorengan yang benar
  • Menggunakan mesin vacuum frying berkualitas
  • Penyortiran dan quality control yang akurat
2. Kemasan Produk Anda Harus Profesional Dan Menarik
Bisa saja anda menjual
makanan  kripik dalam bentuk kiloan, tapi ini hanya untuk konsumsi agen-agen penjualan. Selain dalam bentuk kiloan, anda juga perlu menjual dalam bentuk kemasan yang rapi.
Label yang menarik juga akan memikat hati para pembeli. Untuk keperluan toko-toko, anda bisa menyertakan kontak pemesanan di label keripik. Hal ini perlu, karena pembeli yang tertarik bisa dengan mudah menghubungi anda untuk memesan produk serupa.
Sangat dianjurkan untuk memilih kemasan transparant agar tampilan kripik yang sudah menarik ikut mengundang selera calon pembeli.
Kami juga menyarankan untuk menyertakan toples-toples besar transparat jika hendak menitipkan ke toko-toko kecil. Produk yang digantung-gantung menggunakan kawat akan terkesan murahan dan mudah hancur karena biasanya untuk mengambil satu kemasan harus meremas kemasan yang lain.
3. Memilih  Metode  Pemasaran
Anda bisa memasarkan keripik buah menggunakan cara-cara berikut :

  • Membentuk agen penjualan yang akan memasarkan produk-produk anda ke toko-toko kecil, pedagang kaki lima dan pedagang asongan.
  • Bekerjasama dengan toko-toko makanan atau restaurant dengan menyuplai produk kripik anda.
  • Bekerjasama dengan katering-katering
  • Merintis peluang ekspor jika produk yang Anda hasilkan cukup banyak. 
Selamat mencoba!!!!


Sumber: dikutip dari berbagai sumber