Tampilkan postingan dengan label harga toyota. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label harga toyota. Tampilkan semua postingan

Jumat, 11 Juni 2010

Toyota Camry Versi Hybrid Makin Bertenaga & Hemat BBM




Trend mobil-mobil hybrid dari Toyota kian hari kian populer. Bukan hanya karena lonjakan produksi akibat pemesanan Toyota Prius yang semakin bertambah dari seluruh dunia, melainkan juga semakin variatifnya mobil-mobil dari Toyota yang bermesin hybrid dengan harga Toyota yang kompetitif.

Salah satu contohnya adalah Toyota Camry Hybrid. Sebagai sedan premium yang sangat populer di dunia, pada Februari 2010 nanti akan hadir versi hybrid untuk pasar Australia.

Hebatnya lagi jika dibandingkan dengan Toyota Camry yang reguler, versi yang hybrid ini lebih bertenaga dan hemat dalam konsumsi bahan bakar minyak (bbm) meskipun harga toyota antara keduanya tidak berbeda jauh. Untuk Camry Hybrid bermesin 2.400 cc dengan tambahan generator listrik, dayanya mencapai 188 hp. Bandingkan dengan Camry 2.400 cc non hybrid yang berdaya 157 hp.

Toyota Camry Hybrid juga sangat hemat dalam mengkonsumsi bbm. Untuk menempuh perjalanan sejauh 100 km, hanya membutuhkan enam liter bensin.

Artinya perliternya bisa mencapai jarak 16,7 km. Padahal bodi Camry Hybrid lumayan lapang dan besar, namun tetap saja tidak boros bbm.

Dapat dipastikan jika Toyota Camry Hybrid telah resmi diluncurkan di Negeri Kangguru, target 10.000 unit pertahun akan tercapai. Mengingat selisih harga Toyota antara Camry reguler dengan Camry Hybrid tak terlalu berbeda jauh, hanya berkisar 3.500 Dolar Australia.

Yukitoshi Funo, TMC Executive Vice President sangat yakin akan diserapnya produk Toyota Camry Hybrid di pasar otomotif Australia tentu saja dengan harga Toyota yang kompetitif. “Australia patut berbangga karena adalah negara kelima di dunia yang memproduksi kendaraan hybrid. Saya berharap kendaraan yang ramah lingkungan ini akan membawa trend baru bagi pelaku bisnis untuk lebih peduli kepada lingkungannya,” tuturnya.

Toyota Camry Hybrid rencananya akan diproduksi di pabrik perakitan Toyota yang terletak di Altona, di negara bagian Victoria. Terletak di dekat pelabuhan Melbourne, pabrik ini telah berdiri sejak 1963. Besar kemungkinan Altona akan menjadi salah satu basis produksi mobil hybrid Toyota untuk pasar Asia Pasifik.




http://www.toyota.co.id
Temukan semuanya tentang Pasang Iklan, bisnis, Iklan Baris, iklan gratis

Jumat, 04 Juni 2010

Tips dan Trik Membeli Toyota Great Corolla




Toyota Great Corolla (Greco) terkenal dengan mesinnya yang kuat dan bandel. Hampir tidak pernah orang mengeluhkan mengenai performa dan ketahanan mobil bermesin 1.600 cc ini. Tak bisa dipungkiri, Harga Toyota Great Corolla terbilang terjangkau sehingga menjadi primadona mobil bekas dikelasnya. Mobil ini meski dilansir di tahun 90-an namun masih banyak yang mencari sebagai tunggangan sehari-hari. Jika anda ingin membeli Greco, jangan sampai tertipu dengan harga toyota, anda harus tahu titik-titik komponen mana saja yang harus diperiksa agar tidak keluar banyak biaya setelah kendaraan berpindah tangan.

Bodi mulus dan cat kinclong jangan dijadikan patokan, apalagi embel-embel tangan pertama, eks dokter atau bidan sekalipun. Komponen yang harus dipastikan sebelum membuat keputusan untuk menukar dana anda dengan mobil ini adalah :

1. Power Steering

Toyota Great Corolla dikenal paling rentan untuk masalah power steering mengingat usia yang sudah lebih dari sepuluh tahun. Kebocoran sering terjadi karena seal-sealnya mulai mengeras. Jika terlambat di atasi, kerusakan akan merembet ke rack steernya. Asal tahu saja, untuk perbaikan power steering dibutuhkan dana 1 jutaan. Itupun menggunakan part non genuine. Kalau menggunakan part genuine bisa mencapai 3 jutaan. Untuk memeriksanya, cek bagian power steering, apakah ada rembesan minyak power steering di komponen-komponen yang terkait. Juga rasakan apakah ada kelainan saat steer diputar (ada bunyi atau berat). Jika iya, berarti ada tanda-tanda power steering bermasalah.

2. Kaki-kaki

Tie rod dan long tie rod merupakan komponen utama kaki-kaki Toyota Great Corolla yang paling sering mengalami kendala. Jika sudah oblak, maka akan menimbulkan bunyi-bunyi saat melewati jalan yang tidak rata. Steer pun akan terasa liar atau tidak stabil saat dibawa melaju, apalagi kecepatan tinggi. Pastikan anda melakukan test drive terlebih dahulu dengan melewati jalan yang tidak rata dan mencoba kecepatan tinggi (80 kpj sudah cukup).

Rasakan apakah ada kelainan di atas. Meskipun gejala di atas tidak terdengar atau tidak terasa, anda wajib melongok ke komponen tie rod dan long tierod secara langsung. Terkadang ada orang yang curang dengan mengetok bagian ini agar tie rod dan long tie rod agar terasa seret. Namun ini tak akan bertahan lama. Sebagai gambaran, harga Toyota untuk spare part tie rod seharga Rp. 60.000 (non genuine) dan 250.000 (genuine)/biji. Satu mobil perlu 4 biji tie rod, sedangkan untuk long tie rod Rp. 125.000 (non genuine) dan 450.000 (genuine).

Jadi, periksa dengan teliti sebelum anda membeli. Jangan sampai menyesal di kemudian hari. Namun, yang namanya mobil seken atau bekas pasti terdapat kekurangan. Jadi selalu siapkan dana ekstra untuk jaga-jaga perbaikan kendaraan seken yang anda beli. Sebagai tambahan, Harga Toyota Great Corolla tahun 92-06 berkisar antara 60-70 jutaan.






http://tipsotomotif-cingir1.blogspot.com

Temukan semuanya tentang Pasang Iklan, bisnis, Iklan Baris, iklan gratis

Kamis, 03 Juni 2010

Maraknya Kendaraan Versi Matic




Dengan Harga Toyota yang bersaing, tak ayal permintaan terhadap kendaraan versi matic tahun ini diprediksi meningkat. Tren itu diantisipasi PT. Toyota Astra Motor (TAM) yang bakal memperkenalkan varian baru dari line up bertransmisi otomatisnya. Varian yang akan dibuat versi matic kali ini adalah Rush, yang merupakan market leader di segmen medium SUV (sport utility vehicle).

Direktur Marketing PT. TAM Joko Trisanyoto mengatakan, Dengan Harga Toyota yang bersaing dalam lima tahun terakhir, permintaan terhadap kendaraan matic terus meningkat. Pada 2008, permintaan hanya 17 persen. Tapi, tahun lalu jumlahnya sudah menanjak menjadi 24,3 persen.

''Kendaraan bertransmisi otomatis ini berkembang pesat. Kalau tahun lalu 24,3 persen, tahun ini kiri-kira bisa tembus 25 persen. Kecenderungannya, saat ini banyak pengguna mobil yang menginginkan kemudahan berkendara,'' katanya kemarin (19/1) di sela peluncuran Toyota Rush G Automatic di Intercontinental Jakarta Midplaza Hotel tentunya dengan harga toyota yang bersaing.

Pihaknya pun menyikapi tren tersebut dengan mengeluarkan varian baru Rush. Dikatakan, hampir semua line up Toyota sudah memiliki versi otomatis. ''Kecuali yang komersial, ya,'' imbuhnya. Harga Toyota Rush versi matic itu dijual Rp 10 juta lebih mahal ketimbang versi manual. Saat ini, yang manual harganya sekitar Rp 188 juta per unit. ''Sebetulnya, tidak ada perbedaan signifikan antara versi manual dan versi matic. Yang berbeda ya transmisi dan instrumen yang terkait dengan itu,'' jelasnya.

Toyota Rush sendiri, tahun lalu mendominasi pasar dengan market share 48 persen, atau terjual sekitar 13.081 unit. Waktu itu yang ada di pasaran adalah seri S A/T, S M/T, dan G M/T. ''Yang seri G terjual lebih dari 50 persen dibanding penjualan total Rush,'' jelas Joko. Jika saat ini seri G dilengkapi dengan seri matic, itu tidak akan memberikan pengaruh besar terhadap komposisi penjualan. ''Saya rasa tidak berbeda, tapi mungkin penjualan seri G lebih berkembang,'' ucapnya.

Tahun ini, Toyota yakin kinerja penjualan mereka masih akan positif. Pasalnya, mereka telah melakukan penguatan terhadap produk andalannya




http://www.toyota.co.id
Temukan semuanya tentang Pasang Iklan, bisnis, Iklan Baris, iklan gratis

Rabu, 02 Juni 2010

Banyaknya Keunggulan yang Ditawarkan Mobil Toyota





Fenomena Toyota Avanza seakan tak pernah berhenti. Angka penjualannya yang mencapai 85.535 unit pada 2008 lalu, menunjukkan bahwa MPV andalan PT Toyota Astra Motor (TAM) ini memang menjadi idola.

Keajaiban Toyota Avanza kembali berlanjut sebagai mobil dengan resale value terbaik di antara mobil-mobil yang lain. Hal ini dibuktikan dari pengalaman Bimo Nugroho yang memiliki Avanza sejak 2005 lalu. Selama memakai Avanza hingga menjualnya kembali, dia mengaku beruntung dan tak mengira mobil pertamanya itu dapat menjadi investasi yang sangat berharga.

Harga Toyota yang waktu itu dibeli seharga Rp 110 juta dirawatnya sesuai dengan buku petunjuk pedoman pemilik kendaraan. “Selama pemakaian empat tahun saya rutin servis berkala ke bengkel resmi Toyota hingga sekarang sudah menempuh jarak 100.000 km lebih. Berhubung masa garansinya sudah habis, maka saya berniat menukarnya dengan mobil baru,” kata Bimo yang berkantor di kawasan Jakarta Utara.

Avanza yang sering menjadi teman perjalanan dari rumahnya di Cibubur, akhirnya ditawar oleh saudaranya yang tinggal di Trenggalek, Jawa Timur. Avanza yang telah menemani Bimo selama empat tahun itu, harga toyota ditawarkan seharga Rp 110 juta kepada saudaranya.

Uniknya tanpa ditawar lagi, saudaranya setuju dengan harga tersebut. Rupanya harga Toyota Avanza 2004 di Jatim berkisar Rp 116 juta, sehingga bisa lebih tinggi lagi untuk buatan tahun 2005. Tanpa menunggu waktu lama, datanglah driver suruhan dari Trenggalek untuk mengambil Avanza di Cibubur.

Keajaiban Avanza kembali terulang saat mobil tersebut menempuh perjalanan jauh dari Jakarta menuju Trenggalek. Dari catatan driver selama perjalanan, tercatat konsumsi BBM-nya sangat irit. Rata-rata perliternya bisa mencapai jarak 17,8 km.

Mengetahui harga toyota Avanza yang dibawanya sangat irit BBM dan terawat dengan baik, driver itu kemudian menawarnya Rp 120 juta. Dengan fenomena ini, tercatat tiga orang telah diuntungkan oleh Toyota Avanza.

Pertama, pemilik kendaraan Si Bimo yang telah memakai Avanza selama empat tahun. Harga mobil yang waktu dibeli dan dijualnya kembali tidak turun, bahkan naik beberapa juta Rupiah. “Nggak rugi beli Avanza, sudah pakai empat tahun harganya malah bisa naik. Untung…yach,” kata Bimo sambil tersenyum.

Orang yang beruntung selanjutnya adalah saudaranya Bimo yang tinggal di Trenggalek. Harga Toyota yang baru dibeli Rp 110 juta telah ditawar Rp 120 juta dalam waktu beberapa jam oleh driver suruhannya. Dan orang yang beruntung selanjutnya adalah driver bersangkutan. Dia merasakan sendiri kehandalan dan kelebihan Avanza selama menempuh perjalanan jauh dari Jakarta menuju Trenggalek, hingga memutuskan untuk menawarnya.  

Dari fenomena keajaiban Toyota Avanza ini membuktikan bahwa MPV dari PT Toyota Astra Motor ini memang layak menjadi mobil pilihan dengan investasi terbaik. Asalkan para pemilik mobil Toyota selalu rajin merawatnya di bengkel-bengkel resmi Toyota, maka dijamin sangatlah menguntungkan memiliki mobil-mobil Toyota.





http://www.toyota.co.id

Temukan semuanya tentang Pasang Iklan, bisnis, Iklan Baris, iklan gratis

Senin, 31 Mei 2010

3 Alasan Membeli Mobil Baru




Banyak orang berprasangka, membeli mobil seperti memasuki belantara yang penuh bahaya. Sebenarnya tidak. Apalagi bila dananya sudah siap. Tapi membeli mobil yang tepat tanpa mendatangkan penyesalan di belakang hari, perlu mengikuti jurus-jurus tertentu.

Langkah pertama, sejak awal pembeli harus jelas dan ditetapkan dulu tujuan membeli mobil tersebut. Jangan sampai terbawa arus salesman yang lihai menggiring anda untuk membeli mobil yang lain.

Umumnya ada tiga macam alasan mengapa seseorang membeli mobil.

Yang pertama, membeli mobil untuk memenuhi kebutuhan dasar sebagai alat transportasi sehari-hari.

Yang kedua, untuk menunjukkan status atau citra diri di lingkungan masyarakatnya. Dan yang ketiga untuk mendapatkan kepuasan diri sendiri atau menyalurkan hoby.

Golongan terakhir ini biasanya sudah memiliki mobil lain untuk alat transportasi sehari-hari.

Bila anda termasuk kelompok pertama, belilah mobil serbaguna, seperti haraga Toyota Kijang, harga Toyota Avanza, .

Kalau anda mengejar status, pikirkan kembali citra diri apa yang akan ditampilkan. Contohnya, mobil Toyota Camry atau Vios dikenal sebagai mobil yuppies (eksekutif muda yang sukses).

Bila anda termasuk golongan ketiga, maka pilihan anda sangat luas karena yang dicari mutlak kesenangan. Harga mobil dan resale value tak jadi soal buat orang-orang semacam ini.

Jurus kedua, ikuti langkah berikut ini .

Pilihlah mobil-mobil yang popular untuk menjamin harga jual kembali yang menguntungkan, ketersedian spare parts dan fasilitas service yang lengkap. Contohnya Toyota, harga Toyota di Indonesia relatif stabil


Pilih warna dan aksesoris yang banyak diminati.

Jangan sembrono memilih warna karena akan merugikan kelak. Demikian pula aksesorisnya. Misalnya untuk mobil tersebut, varian yang menggunakan transmisi automatic lebih populer, maka pilihlah varian itu. Informasi semacam ini bisa diperoleh melalui sales di dealer mobil.

Sadari keterbatasan anggaran. Jangan tergiur membeli mobil yang lebih mewah. Selain memberatkan anggaran, biaya perawatan dan operasional sehari-hari relatif lebih mahal.

Harga toyota di Indonesia berdasarkan list price dari ATPM, tapi kunjungi lebih dari satu dealer. Biasanya ada perbedaan layanan masing-masing dealer, seperti bunga leasing yang lebih murah dan servis mobil gratis.


Kalau ingin tukar tambah, jangan buka harga dulu sebelum tahu harga mobil baru. Karena biasanya harga mobil baru akan lebih mahal karena ada beban membeli mobil anda.

Jangan lupa meminta saran dari teman atau keluarga yang hobi atau lebih mengenal mobil yang ingin anda beli. Masukan mereka akan sangat berguna.




http://toyota-ownerclub.com

2011, Toyota Siap Luncurkan Minivan Alpha Hibrida



Toyota, produsen mobil nomor satu di dunia terus bergerak maju dengan menambah rangkaian varian Prius hibrida plug-in tahun depan. Kali ini model tersebut bukan lagi liftback, melainkan minivan atau MPV kompak yang diberi nama Alpha.

Hebatnya lagi, proyek hibrida terbaru ini telah dijadikan prioritas dengan target peluncuran pada bulan Maret tahun depan. Minivan hibrida ini menurut informasi langsung menggunakan baterai lithium-ion. Namun, untuk menekan harga Toyota, Toyota menyertakan versi dengan baterai yang digunakan Prius sekarang, Nikel Metal Hidrida (NiMH).

Rencana Toyota tersebut diberitakan oleh beberapa media on-line otomotif internasional yang mengaku memperoleh sumber dari orang dalam Toyota. Dijelaskan pula, bobot baterai lithium-ion baru Toyota ini hanya sepertiga dari versi NiMH yang digunakan sekarang pada Prius.

Alpha atau Prius Alpha menggunakan sasis Prius terakhir dengan tambahan jok baris ketiga di belakang sehingga mengubah ujud kendaraan menjadi minivan. Toyota memilih nama Alpha untuk memudahkan sebutan langsung setelah Prius. Minivan ini diberitakan lebih panjang 300 mm dari Prius dan jarak sumbu roda mulur 20 mm.

Toyota juga berencana membuat versi lima penumpang. Namun, varian ini masih mengandalkan baterai NiMH. Diperkirakan, minivan 7 penumpang Prius hibrida ini dijual di Jepang dengan harga Toyota mulai dari 2,5 juta yen atau Rp 250 juta. Ia akan menjadi saingan berat bagi minivan yang banyak dipasarkan di Jepang saat ini.

Kendati rencana Toyota meluncurkan Prius Alpha tahun depan bocor, belum ada media yang memiliki foto, gambar, atau rendering mobil tersebut. Foto yang dimuat adalah konsep hibrida X yang pertama kali diperkenalkan oleh Toyota saat Pameran Mobil Jenewa pada 2007. Waktu itu, sudah berhembus informasi bahwa hibrida ini akan menjadi varian tambahan buat Prius generasi berikutnya.

otomotif.kompas.com

Temukan semuanya tentang Bisnis & Pasang Iklan: Iklan & Jasa - Iklan Baris & Iklan Gratis - Indonesia

Kamis, 27 Mei 2010

Keunggulan Toyota: Tubuh Besar, Konsumsi BBM Justru Lebih Irit




Konsumsi bahan bakar tidak melulu ditentukan oleh kapasitas mesin. Tidak ada hukum, makin besar kapasitas mesin, makin boros konsumsi bahan bakarnya. Dengan perkembangan teknologi, asumsi tersebut dipatahkan.

Contohnya, harga Toyota Kijang Innova bensin sebagai mobil keluarga yang paling populer di Indonesia. Kendati kapasitas mesinnya 2.000 cc, lebih besar dibandingkan Kijang Kapsul, 1.800 cc, Innova justru lebih irit. Padahal dari segi dimensi, Innova juga lebih besar.  Lho, kok bisa demikian?

Lebih Aerodinamis

Dua faktor utama, bodi Innova lebih aerodinamis dibandingkan dengan Kapsul. Bagian depan Innova lebih landai atau istilah kerennya, streamline, dibandingkan Kapsul. Di samping itu, permukaan bodinya juga lebih rata dan mulus.

Dengan demikian, ketika kendaraan melaju, hambatan angin jadi lebih rendah. Tenaga yang diperlukan untuk bergerak tidak terlalu besar. Alhasil, jumlah bahan bakar yang diperlukan untuk menggerakkan kendaraan bisa dikurang. Istilah lainnya, konsumsi bahan bakar jadi lebih irit.
Mesin Canggih

Faktor kedua adalah cara kerja atau teknologi mesin plus komponen pemindah daya seperti transmisi. Untuk memasok bahan bakar ke dalam mesin, Innova menggunakan sistem injeksi, sedangkan Kapsul karburator.

Hebatnya lagi, kerja mesin dikontrol oleh komputer. Dengan cara ini, kebutuhan mesin akan bahan bakar diatur sesuai dengan beban kerjanya. Saat lambat atau muatan ringan, jumlah bahan bakar yang dipasok sedikit. Sebaliknya, pada kecepatan tinggi, jumlah bahan bakar yang dipasok lebih banyak.

Bahan bakar dipasok dengan cara menyemprotkannya ke ruang pada katup mesin. Di sini bahan bakar atau bensin dicampur bersama udara yang dihisap oleh mesin. Di dalam mesin, udara dan bensin terus bercampur lebih 'akrab' lagi. Setelah itu, dimampatkan (kompresi), dibakar dengan menyulutnya melalui percikan bunga api yang dihasilkan oleh busi. Kemudian, terjadi ledakan yang mendorong piston dan menggerakan mesin dan selanjutnya dipindahkan ke transmisi dan roda.

Keunggulan sistem injeksi, bensin dipasok ke mesin dengan takaran yang telah ditentukan berdasarkan berbagai kondisi di sekitar mesin. Termasuk banyaknya massa udara yang dihisap mesin, suhu mesin dan berbagai parameternya.
Adapun pada mesin yang masih menggunakan karburator, bensin diisap berdasarkan bukaan katup gas yang dioperasikan melalui pedal gas. Komposisi campuran bisa saja tidak pas dan sulit diatur sesuai dengan kondisi kerja mesin.

Teknologi lainnya pada mesin Innova adalah Variable Valve Timing-Intelligent (VVT-i). Dengan teknologi ini, campuran bensin dan udara yang masuk ke mesin disesuaikan dengan kondisi kerja putaran dan beban mesin.

VVT-i memungkinkan mesin menyedot jumlah campuran udara dan bensin dengan mengatur waktu buka dan tutup katup isap secara optimal dengan memanfaatkan komputer. Udara mengalir ke dalam mesin secara efisien.

Dengan segala kelebihan Toyota, harga Toyota yang ditawarkan masih jauh lebih menguntungkan dari fasilitas dan kecanggihan yang ditawarkan



http://www.toyota.co.id

Rabu, 26 Mei 2010

Menggiurkan Harga Jual Toyota Avanza


Ketika dilahirkan pada 2003, semula status Toyota Avanza dengan mesin 1.300 cc sebagai mobil keluarga (baik yang baru menikah, maupun keluarga dengan dua anak). Namun siapa sangka, multi purpose vehicle (MPV) milik PT Toyota Astra Motor (TAM) selaku ATPM Toyota di Indonesia itu menjadi fenomenal. Tahun itu juga, penjualan mencapai 100.000 unit.

Sesuai dengan namanya yang diambil dari bahasa Italia, "Avanzato", yang mempunyai arti "peningkatan", prestasi Avanza terus membubung. Ia sampai kini menjadi market leader di pasar otomotif nasional, bahkan total penjualannya sejak 2003 hingga kini mendekati angka 350.000 unit.

Prestasi satu lagi, ada pergeseran status dari mobil keluarga menjadi kendaraan kebanggaan anak muda yang bisa diajak gaul. Seperti diutarakan Ketua Umum Avanza-Xenia Indonesia Club (AXIC) Bagus Brawono dan Bramantyo kepada Kompas.com di lokasi yang berbeda, akhir pekan lalu.

Gaya rapi
Sebagai mahasiswa Universitas Atmajaya angkatan 2005, Bramantyo bangga dengan Toyota Avanza 1.3 seri G pertama produksi 2004 miliknya. "Memang, Avanza mobil keluarga, tapi bentuknya yang enggak kaku bisa kita bikin gaya, sesuai kemauan anak muda," alasan siswa jurusan manajemen ini.

Dengan modal di bawah Rp 10 juta, Bram—begitu dirinya biasa disapa—mampu bikin tampilan MPV merah marun-nya itu, selain rapi, juga mencerminkan darah mudanya.

Tengok keempat roda, sudah menggunakan velg 17 inci buatan Taiwan dibalut ban Neutron A1/40/17/205. Kaki-kakinya, menurut anggota AXIC chapter Pakubuwono, Jakarta Selatan ini, sudah memakai punya Peugeot 405 (depan) dan Toyota Crown (belakang).

Masuk interior, nuansa merah kombinasi coklat muda terpancar, mulai dari jok, sampai door trim yang sudah dilapisi kulit sintetis Camaro keluaran MBTech. Bram pun mengakui, modifikasi dilakukan bertahap. "Ya, nyicil, bukan pas beli langsung diganti semua,"paparnya.

Bentuk tubuh pas
Bagus Brawono (35) memilih Avanza lantaran keunggulan Toyota sebagai brand yang telah "terwarisi" di keluarganya. Bahkan, ia mengaku ketika menjual harga Toyota Avanza tipe G tahun produksi 2005 miliknya dijual, ia malah mendapat keuntungan Rp 10 juta.

"Lebaran tahun lalu, harga toyota Avanza saya terjual seharga Rp 115 juta. Padahal, waktu belinya Rp 110 juta dan uangnya saya belikan lagi dengan Avanza 2007 yang sudah VVT-i seharga yang sama," kenang Business Development salah satu vendor telekomunikasi di Indonesia ini.

Selain keunggulan di atas, lanjut Bagus, bentuk "tubuh" Avanza sangat pas, kompak, dan muat banyak. Bagus sendiri sudah mengubah interiornya dengan peranti entertainment agar kedua buah hatinya betah berlama-lama.


http://otomotif.kompas.com