Tampilkan postingan dengan label arsitektur modern. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label arsitektur modern. Tampilkan semua postingan

Kamis, 10 Juni 2010

Aneka Gaya Arsitektur Modern Pada Bangunan Rumah




Di dalam dunia interior terdapat banyak gaya yang bisa Anda ikuti. Dari sekian banyak, Gaya Arsitektur Modern saat ini sangat diminati oleh masyarakat di dunia dan juga makin diminati oleh masyarakat di negeri kita, terutama di kalangan generasi muda. Gaya interior modern mulai berkembang sekitar tahun 1920-an, seiring dengan berkembangnya gaya arsitektur modern. Gaya interior modern sangat berbeda dengan gaya pada masa sebelumnya yang serba didominasi ornamen dan dekorasi. Jadi membutuhkan home decorator atau house decorator dalam mengaturnya.

Pada Gaya Arsitektur Modern, segala sesuatu didesain berdasarkan fungsinya. Karena itulah segala bentuk decoration ideas dan ornamen yang tak memiliki fungsi nyata “dihilangkan”. Sampai saat ini, gaya modern masih terus berkembang, misalnya saja menjadi gaya etnik modern. Gaya interior modern relatif mudah diaplikasikan. Gaya ini menampilkan kesan yang serba terorganisir dan serba “bersih”. Artinya, tidak banyak pernak-pernik ornamen dan decoration ideas pada elemen ruang.

Praktis dan Fungsional

Jika Anda kaum muda atau berjiwa muda, menyukai segala sesuatu yang praktis, fungsional, dan serba terorganisir, Gaya Arsitektur Modern mungkin cocok untuk diaplikasikan pada interior rumah Anda

da beberapa “kata kunci” yang bisa diterapkan pada gaya interior modern. Putih. Gunakan warna putih bersih untuk langit-langit, lantai, dan dinding. Sedapat mungkin hindari penggunaan railing atau lis gipsum/kayu pada dinding, terlebih yang memiliki relief.Tentunya kita bisa menggunakan tenaga sendiri tanpa jasa home decoration ideas.

Percikkan warna. Warna-warna kuat dan berani seperti merah, kuning, biru, dapat diaplikasikan melalui furnitur dan asesoris interior. Warna merupakan bagian yang kuat namun tetap tak mendominasi.

ahan sintetis, kaca, logam, dan kulit. Pilih furnitur yang terbuat dari bahan-bahan tersebut. Contohnya, sofa kulit yang berbentuk kubikal, meja kotak kaca serta kursi yang terbuat dari kayu dengan desain organik. Hindari penggunaan kain natural sebagai upholstery (kain pelapis furnitur).

Masukkan Kepribadian Anda

Jangan ragu untuk menambah elemen yang mencirikan kepribadian Anda dalam dekorasi ruang, misalnya dekorasi kamar. Lukisan diri Anda dan keluarga, misalnya, tetap dapat dimasukkan ke dalam interior Gaya Arsitektur Modern, asalkan dibuat bergaya abstrak dengan nuansa warna terang. Pajang lukisan dengan bingkai yang polos atau tanpa bingkai sama sekali.

Beberapa asesoris interior (mungkin warisan keluarga) seperti vas bunga, bingkai foto, dan piring pajangan yang tak memiliki clean lines, tetap dapat Anda tampilkan. Misalnya, lemari sudut yang berbentuk kotak kaca. Dekorasi ruang ini bisa menampilkan suasana baru. Namun jagalah agar kesan “bersih” pada gaya modern ini tetap menjadi tema interior Anda, yaitu dengan pemilihan bentuk serta bahan yang cermat.


http://arsitekturrumah.com
Temukan semuanya tentang Pasang Iklan, bisnis, Iklan Baris, iklan gratis

Kamis, 27 Mei 2010

Arsitektur Modern Makin Diminati



Arsitektur modern memiliki ornament yang sangat minim. Pada arsitektur modern fungsi lebih diutamakan dalam menentukan bentuk, ukuran dan bahan. Di Indonesia rumah-rumah dengan gaya arsitektur modern mulai banyak diterapkan pada awalt tahun 70-an.

Di masa sekarang pun banyak rumah-rumah baru yang dibangun dengan gaya arsitektur modern dengan penyesuain terhadap bahan bangunan dengan teknologi terkini, perkembangan budaya dan wawasan serta gaya hidup penghuninya.

Eksterior rumah dengan gaya arsitektur modern didominasi dengan jendela yang berukuran lebar dan atau tinggi, list plang beton memanjang dan kanopi yang menjeorok ke depan. Dengan kolom yang simple atau bahkan tanpa kolom. Bentuk masa rumah modern di dekorasi dengan ornament garis vertical, horizontal, dan diagonal yang sederhana pada dinding eksterior yang luas

Interior rumah modern ditata dengan ornament yang sederhana, plafond bertingkat dan void di ruang-ruang public yang meberikan kesan luas.

Ruang pada rumah dengan gaya Arsitektur Modern umunya transparan, menerus, ruang-ruang saling terhubung dengan ruang-ruang perantara dibatasi oleh dekorasi interior yang tidak masiv.

Bahan bangunan berupa stainless steel finishing polished, aluminum anodized, kaca berwarna / tinted glass, marupakan bahan dengan jenis finishing mencirikan rumah modern dimasa-masa awal berkembangnya di Indonesia. Disaat sekarang ini banyak bahan engunan dengan teknologi modern yang menjadi komponen penting seperti galvanized metal, granitile, grc, perforated metal dll.

Beberapa ciri arsitektur modern sebagai berikut:

* Asimetris
* Orientasi pola horizontal
* Atap datar
* Tidak ada cornice /profil atap
* Bentuk Kotak
* Halus
* Penampian efisien
* Sudut lengkung
* Jendela Kaca
* Aluminium dan stainless steel trim pada pintu dan jendela
* Panel mengkilap
* Baluster metal
* Deretan jendela atau garis-garis
* Sedikit atau tidak ada hiasan
* Denah terbuka

sumber: rancang.net

Temukan semuanya tentang Bisnis & Pasang Iklan: Iklan & Jasa - Iklan Baris & Iklan Gratis - Indonesia

Jumat, 30 April 2010

Kembangkan Bangunan Arsitektur Tropis



Bangunan yang memiliki prinsip arsitektur tropis perlu dikembangkan sebagai bentuk bangunan yang ramah lingkungan. Bangunan dengan prinsip ini dapat memproteksi radiasi matahari, mencegah peningkatan temperatur di dalam ruangan, dan memiliki ruang gerak bagi udara luar (Arsitektur Modern).

Profesor LMF Purwanto mengatakan hal tersebut dalam orasi ilmiahnya yang berjudul "Potensi Desain Arsitektur Tropis", ketika dikukuhkan sebagai guru besar Universitas Katolik Soegijapranata Semarang, Kamis (16/4), di Kota Semarang. Purwanto merupakan guru besar ke-4 yang dikukuhkan universitas dan pertama bagi Fakultas Arsitektur dan Desain Unika Soegijapranata.

Purwanto mengatakan, prinsip yang ditekankan dalam arsitektur tropis adalah bangunan dapat menahan pengaruh negatif dari iklim tropis agar tidak masuk ke dalam ruangan. "Jadi, bentuk bangunannya bisa fleksibel yang terpenting memenuhi kaidah tersebut," katanya.

Bentuk bangunan yang memenuhi prinsip arsitektur tropis dapat ditemui pada bangunan-bangunan tradisional yang berciri memiliki teritisan panjang dan jendela lebar agar temperatur ruangan tidak meningkat.

Namun, seiring perkembangan desain arsitektur, bentuk bangunan tersebut mulai ditinggalkan. Padahal, bangunan Arsitektur Modern terdapat kerugian seperti tidak memiliki kenyamanan termal dan tidak hemat energi.

Untuk itu, lanjut Purwanto, diperlukan desain bangunan yang dapat mengakomodasi fungsi tersebut tanpa harus mengubah bentuk, seperti dengan pemilihan bahan bangunan dengan penggunaan "jendela pintar" dan pemakaian energi alternatif.

cetak.kompas.com